Showing posts with label puisiku. Show all posts
Showing posts with label puisiku. Show all posts

Thursday, 7 June 2012

segumpal awan
















aku adalah segumpal awan mendung
yang kedatangannya tak pernah diharapkan
yang mereka harapkan hanyalah bulir bening yang akan kutumpahkan
aku adalah segumpal awan mendung
dengan seenaknya mereka mencerca
mencerca karena surya tak dapat menembus badanku
aku adalah segumpal awan mendung
yang tak dihiraukan keberadaanku
bahkan meraka berharap angin menerpa ku hingga tengah lautan
aku adalah segumpal awan mendung
yang lama-kelamaan akan lenyap
seiring bulir bening menjatuhi bumi
hilang tanpa seorang pun menyadari
hilang tanpa seorang pun berharap ku kembali
hilang dan tak kembali.....


by: ツンツン、、、あたしのともだち

Thursday, 17 May 2012

kerapuhan hati

Kini semakin kurasakan
Semakin kurasakan kerapuhannya
Kerapuhan hatiku, Kerapuhan imanku
Kian ilmu bertambah, Kian kegoyahan melanda
Ketakutan pun tak kalah merajalela
Ingin menitik air mata sesekali
Tapi ketegaran menuntut ku berbuat lain
Bukan kecengengan yang Allah harapkan
Bukan ketakutan dan keraguan yang Allah berikan
Kini ku sadar, mungkin Allah menuntutku untuk berubah
Menuntutku membuka fikiran
Menuntutku akan kewajibanku yang lain
Bukan sekedar sholat lima waktu,
Bukan sekedar menahan nafsu, lapar dan haus di Ramadhan
Tapi kewajiban yang lebih besar
Kewajiban seorang hamba yang harus membela Agama-Nya
Kini ku mulai sadar, itu tak mudah
Tapi kian kemari ku semakin takut,
Ketakutan yang seharusnya ku tinggalkan,
Ketakutan yang selayaknya tidak ku pertahankan
Tapi ku masih goyah, ku masih miskin
Bingung dalam kebodohan, bingung dalam kefasikan
Ya Allah, Ya Aziz kokoh kan langkahku
Pertajamkan ilmu ku, tingkatkan pemahamanku
Kuatkan pendirianku, untuk memenangkan agama-Mu.. Allah

Tuesday, 31 January 2012

persahabatan bagai kepompong

Dulu kita sahabat
Dengan begitu hangat
Mengalahkan sinar mentari
Dulu kita sahabat
Berteman bagai ulat
Berharap jadi kupu-kupu
Kini kita berjalan berjauh-jauhan
Kau jauhi diriku karena sesuatu
Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
Namun itu karena ku sayang
Persahabatan bagai kepompong
Mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong
Maklumi teman hadapi perbedaan
Persahabatan bagi kepompong


kuharap kita tak menjauh,, justru semakin mendekat,,
love u all ^_^

Sunday, 29 January 2012

^_^




detikpun berlalu
sepenuh hati ku kuatkan
ku beranikan, ku tinggalkan malu
ku tak peduli dengan cercaan lagi
ku tak peduli dengan akhir
ku hanya mencoba
mencoba untuk jujur
ku lantunkan perlahan
kau tak sadar
ku lantunkan sedikit mengeras
kau tetap tak bergeming
ku mulai berteriak
kau pun tanpa jawab
ku nanti dan ku nanti
kau hanya balas dengan sakit di hati
kau seolah tak peduli
kau berusaha membenci
tapi tak tahu ku semakin menjadi
tetap ku ungkapkan, tetap kupertahankan
tetap ku tak kan mungkin menghapusnya
saatnya kau ceritakan
ku bahagia, senyum manis muncul dari bibirku,
jika kau lihatku saat itu
ku lega, bahagia, tapi ku heran
kau bilang seperti itu padaku,
tapi kau mampu lain pada mereka
ku heran dan tak percaya
tapi entahlah, itulah dirimu
terselubung misteri, yang kau balut dengan senyum-senyum
ku coba dan coba untuk mengerti dan memahami
walau ini sulit
walau ku masih terluka ku kan tetap tersenyum
bahagia lebih indah untuk semuanya


                                                                          terimakasih untuk orang yang mengajarkanku dewasa ^_^