detikpun berlalu
sepenuh hati ku kuatkan
ku beranikan, ku tinggalkan malu
ku tak peduli dengan cercaan lagi
ku tak peduli dengan akhir
ku hanya mencoba
mencoba untuk jujur
ku lantunkan perlahan
kau tak sadar
ku lantunkan sedikit mengeras
kau tetap tak bergeming
ku mulai berteriak
kau pun tanpa jawab
ku nanti dan ku nanti
kau hanya balas dengan sakit di hati
kau seolah tak peduli
kau berusaha membenci
tapi tak tahu ku semakin menjadi
tetap ku ungkapkan, tetap kupertahankan
tetap ku tak kan mungkin menghapusnya
saatnya kau ceritakan
ku bahagia, senyum manis muncul dari bibirku,
jika kau lihatku saat itu
ku lega, bahagia, tapi ku heran
kau bilang seperti itu padaku,
tapi kau mampu lain pada mereka
ku heran dan tak percaya
tapi entahlah, itulah dirimu
terselubung misteri, yang kau balut dengan senyum-senyum
ku coba dan coba untuk mengerti dan memahami
walau ini sulit
walau ku masih terluka ku kan tetap tersenyum
bahagia lebih indah untuk semuanya
terimakasih untuk orang yang mengajarkanku dewasa ^_^

No comments:
Post a Comment